Soal Efek Samping Vaksin Astrazeneca, Bpom

Kemudian, Ellen menegaskan jika ingin mendapatkan vaksin, sebaiknya masyarakat yang memiliki penyakit bawaan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan apakah dapat divaksin atau tidak. Meski demikian, jika KIPI yang muncul masih ringan seperti demam, kemerahan gatal, bengkak, atau nyeri di area suntikkan, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri atau demam. Artinya, jika gejala KIPI serius itu muncul, Anda sangat disarankan utuk segera menghubungi dokter atau mendatangi sarana pelayanan kesehatan terdekat atau mendatangi tempat vaksinasi Anda dilakukan.

Dengn kedatangan vaksin AstraZeneca, Indonesia telah memiliki sekitar 39 juta dosis, setelah lima kali penerbangan sebelumnya mendatangkan 38 juta dosis dari Sinovac, Tiongkok. Yang dari Tiongkok itu hanya three juta yang berbentuk vaksin jadi, selebihnya berbentuk vaksin curah yang kemudian diproses lanjutan di PT Biofarma Bandung. Efikasi vaksin dengan dua dosis standar yang dihitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua hingga pemantauan sekitar dua bulan menunjukkan efikasi sebesar 62,10%.

Vaksin COVID-19 yang dikembangan AstraZeneca dan Universitas Oxford ini menunjukkan rata-rata 70 persen efektif. Para peneliti pun meyakini knowledge efektivitas 90 persen bisa didapatkan, sebelum vaksin tersebut bisa digunakan secara luas. Jakarta – Sampai saat ini, para ilmuwan masih berlomba-lomba untuk menghasilkan vaksin COVID-19 yang efektif mencegah penularan virus Corona. Bahkan beberapa di antaranya sudah menunjukkan efektivitas lebih dari ninety persen. Untuk itu, negara akan bertanggung jawab jika penerima vaksin Covid-19 mengalami KIPI. Namun, pejabat terkait kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataan itu disalahpahami dan menekankan bahwa vaksin AstraZeneca lebih banyak manfaatnya daripada bahayanya bagi semua orang, khususnya untuk yang berusia 60 tahun ke atas.

Efek samping dari Vaksin Astra Zeneca

Perlu diingat bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk mengingat informasi negatif. Hal ini disebut sebagai bias negativitas, sebuah kecenderungan untuk lebih memperhatikan hal-hal atau informasi yang sifatnya negatif. Sebagai contoh, ketika membandingkan beberapa kemungkinan penyebab kematian, respon psikologis kita akan berbeda-beda. Sangat wajar untuk merasakan perbedaan tentang mati selama operasi besar dibandingkan dengan mati akibat kecelakaan pesawat. Perasaan kita tentang suatu peristiwa dipengaruhi oleh banyak faktor seperti persepsi kita tentang kontrol kita terhadap kejadian tersebut, pemahaman tentang penyebabnya, familiaritas, dan lainnya.

Jika mengalami demam tinggi yang berlangsung selama lebih dari dua atau tiga hari, atau mengalami gejala lain secara terus-menerus, itu mungkin bukan karena efek samping vaksin. Dari beberapa jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia, vaksin AstraZeneca dan Sinovac jadi dua jenis vaksin yang banyak dipakai karena ketersediaan dosisnya. Indonesia dilaporkan sudah mengamankan sekitar 6 juta dosis vaksin AstraZeneca dan sixty eight juta dosis vaksin Sinovac. Dia meyakini apabila warga masyarakat berdisiplin protokol kesehatan three M maka semua masalah pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan baik. Dia menyatakan seluruh rumah sakit sudah dipersiapkan, demikian juga obat-obatan.

Kasus KIPI non-serius meliputi keluhan-keluhan ringan yang tidak membutuhkan perawatan dan bisa sembuh sendiri. Sementara riset yang dilakukan oleh Indonesia menemukan efikasi vaksin Sinovac mencapai sekitar 65 persen. Sementara vaksin AstraZeneca menggunakan virus adeno hidup yang telah dimodifikasi sebagai ‘pengirim’ protein khusus. Protein tersebut akan menginstruksikan sel tubuh untuk memproduksi sebagian kecil dari virus Corona yang kemudian memicu respons imun.

Mulai dari demam, kelelahan, mual hingga nyeri badan, banyak gejala yang dilaporkan pada orang yang telah menerima vaksin Covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin AstraZeneca dan Majelis Ulama Indonesia pun sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin ini halal untuk digunakan. Vaksin AstraZeneca cukup efektif untuk memberikan perlindungan terhadap COVID-19. Meski begitu, tidak sedikit orang menolak vaksin ini karena munculnya kabar bahwa vaksin tersebut dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya, seperti pembekuan darah dan penurunan jumlah trombosit atau keping darah. Citra negatif AstraZeneca di Uni Eropa makin kencang, setelah silang sengketa dengan Komisi Uni Eropa terkait suplai pesanan vaksin tersebut.