Kenali Kemungkinan Efek Samping Vaksin Astrazeneca & Penanganannya

, JAKARTA – Setiap obat, termasuk Vaksin AstraZeneca dapat menyebabkan efek samping. Sementara di Prancis, vaksin AstraZeneca direkomendasikan untuk orang yang berusia 55 tahun ke atas. “Dengan kondisi ini maka Indonesia termasuk dalam posisi empat besar negara di dunia yang bukan produsen vaksin, tetapi merupakan negara yang tertinggi dalam melakukan penyuntikan,” kata Nadia.

Jika interval kurang dari 6 minggu, maka efikasi akan menjadi lebih rendah yaitu fifty four,9 persen. Meskipun knowledge ini belum ditinjau oleh peneliti lain, namun hal itu menunjukkan waktu antara dosis merupakan faktor kunci dalam kemanjuran vaksin AstraZeneca. Setelah vaksinasi, sel akan menghasilkan protein lonjakan yang merangsang sistem kekebalan untuk melawan virus Sars-CoV-2 yang menjadi penyebab Covid-19. Ia mengutip hasil studi juga membuktikan vaksin berdampak baik pada sistem kesehatan secara umum. Sehingga, IDI berharap masyarakat fokus pada tujuan vaksinasi yaitu segera terbentuknya herd immunity sehingga pandemi segera berakhir. Ia menambahkan, mayoritas KIPI bersifat ringan seperti mengantuk, lapar, pegal, nyeri, lemas yang akan membaik dalam kurun waktu satu hingga tiga hari.

Ia menegaskan bahwa seluruh jenis vaksin Covid-19 yang didatangkan pemerintah telah dijamin keamanan dan keefektivitasannya, termasuk AstraZeneca. Asosiasi dokter ini telah meninjau tujuh kasus pembekuan darah (Disseminated Intravascular Coagulation/DIC) dan 18 kasus gumpalan di pembuluh darah yang mengalirkan darah dari otak (Cerebral Venous Sinus Thrombosis/CVST). Hasilnya hubungan kasual dengan vaksin tidak terbukti tetapi diperlukan analisis lebih lanjut. Uji coba tersebut juga menilai keefektifan dengan melacak siapa yang sakit dan siapa yang tidak antara pasien yang mendapat vaksin dan mereka yang menerima suntikan tiruan. Kasus yang berat atau tidak umum usai divaksin AstraZeneca merujuk pada gejala seperti pusing, nyeri perut, pembesaran kelenjar getah bening di dekat lokasi tempat suntikan, keringat berlebihan. Selai itu, ada juga yang merasakan kulit terasa gatal, muncul ruam-ruam dan pembengkakan hebat pada bibir, mulut dan tenggorokan, yang mungkin menyebabkan kesulitan menelan atau bernapas.

Apabila KIPI yang dirasakan tak tertahankan, dr Tirta pun menyarankan penerima vaksin AstraZeneca untuk segera menghubungi kontak yang tertera di kartu vaksinasi Covid-19. Dr Tirta pun menuturkan KIPI kategori ringan yang rata-rata oleh para penerima vaksinasi Covid-19 dengan menggunakan vaksin AstraZeneca. Harianjogja.com tak hanya menghadirkan kabar seputar Jogja namun informasi nasional dan international. Riset keampuhan vaksin AstraZeneca terhadap virus varian mutasi Inggris yang disebut varian B117–yang dilakukan di Inggris–melaporkan efikasinya sekitar 75%. Efikasi sedikit di bawah keampuhan terhadap virus asli, tapi masih tergolong sangat bagus. Kasus yang berat atau tidak umum usai mendapat vaksin AstraZeneca, merujuk pada gejala seperti pusing, nyeri perut.

Efek samping dari Vaksin Astra Zeneca

Dr Tirta menjelaskan tentang vaksin AstraZeneca, pemberian vaksin Covid-19 di Jakarta telah mulai menyasar prioritas keempat, yakni untuk usia 18 tahun ke atas. JAKARTA,suaramerdeka-wawasan.com-Suntik vaksinasi jenis vaksin AstraZeneca banyak dipertanyakan masyarakat efek dari vaksin tersebut. WHO menyarankan pula vaksinasi bagi pengidap penyakit autoimun dan yang sistem pertahanan tubuhnya lemah karena berbagai penyebab. Hanya saja, disarankan juga untuk melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mendapat vaksinasi.

Ketersediaan vaksin yang suci dan halal sangat terbatas dan tidak mencukupi. “Tidak ada hubungan antara vaksin dan kejadian trombotik dengan trombositopenia,” kata Rogerio Pinto de Sa Gaspar, direktur regulasi dan prakualifikasi WHO. Maka dari itu, ia pun mendorong seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi COVID-19, terutama untuk kelompok masyarakat yang berusia 60 tahun ke atas atau lansia. Menurutnya, hal ini penting mengingat angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 pada lansia masih cukup tinggi. Pemerintah, kata Nadia, akan berusaha meningkatkan kecepatan penyuntikan vaksin COVID-19 dari semula 500 ribu penyuntikan per hari menjadi satu juta penyuntikan per harinya. “Ke depan, kita akan terus tingkatkan kapasitas vaksinasi kita sehingga dapat segera mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity yang kita inginkan sehingga kita keluar dari pandemi COVID-19,” kata Nadia.

Indonesia sendiri sempat menghentikan sementara distribusi satu batch vaksin AstraZeneca, yakni CTMAV547 sebagai upaya memastikan keamanan vaksin terkait KIPI yang dilaporkan. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Tingkat Pusat sekaligus Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, penghentian CTMAV547 ini sembari menunggu hasil investigasi Komnas KIPI. Beberapa di antaranya mengaku mengalami efek samping ringan dari vaksin Covid-19, seperti mual, demam, lemas, perubahan nafsu makan, hingga mengantuk. Berdasarkan pengalaman Dean, salah seorang yang merasakan KIPI, dokter penanganan KIPI dinilainya masih bingung melarikan pasien yang tidak bisa datang ke faskes rujukan program vaksinasi corona. Efek ini dapat berlangsung selama sekitar 10 hari, tetapi siapa pun yang mengalami masalah lebih lama dari itu harus menemui dokter mereka. Vaksin mRNA-1273 dari perusahaan Moderna AS, pada prinsipnya sangat mirip dengan vaksin BioNTech/Pfizer.